Showing posts with label favourite. Show all posts
Showing posts with label favourite. Show all posts

April 2, 2014

We Wish Someday, We Have 500 Collections of Shoes and Heels



Maybe, This is What Most Women Want.

Katanya enggak cewek kalau engga suka belanja sepatu, heels, flats, wedges, dan semua jenis alas kaki itu. Pada dasarnya cewek emang suka, meski dia tomboy atau feminim. Nggak selamanya cewek yang tomboy terus nggak suka beli sepatu, enggak selamanya juga cewek yang nggak suka dandan itu, terus engga minat punya sepatu atau heels banyak. Ada lah pasti pengen tetep nyoba pake, nyoba beli, tapi ya apa niat hati tetep bakal kejadian cuman kapannya itu yang belom tau. 

Dan sama kayak cewek pada umumnya, aku dan temen-temen, udah kayak "flying high" kalo ke toko sepatu. Senyum lebaaarrrrrrrrrrr dan buru-buru  masuk pilih - pilih mana yang pas, coba-oba ini itu, meski akhirnya keluar tanpa beli apapun (itu sih udah ukup puas yak).

Perginya kapan ceritanya kapan. Jadi, pernah waktu itu, jalan sama temen, salah satu temen namanya Stella, dia doyan kalau diajakin belanja sepatu. Kita pernah niatan nemeni si Stella cari heels di Payless, udah sampai ke daerah antah berantah itu, si doi nggak jadi beli, gegaranya masih mau pantau brand laennya. Banding model ama banding empuk kali ya... (padahal menurutku sih, dari 10 sepatu yang aku coba di Payless, 9 diantaranya empuk dan yummy banget di kaki. Entahlah apa yang Stella cari selain itu). 

Alhasil, malah aku yang kecantol di "little things she needs", oke deh, belanja flat shoes akhirnya. *lapar mata detected. Dia ini suka bener pokoknya pilih-pilih bahkan, yang store-nya belum tentu ada di Jogja, dibela-belain kesana buat kejar sepatu favorit doang. :) Kadang bikin temen-temen laen, lebih khilaf belanja daripada dia sendiri. Itu point engga adil-nya -______-

Hingga pada suatu masa, kami berjuang menentukan pilihan.



Umumnya toko sepatu, kanan kiri kami si buaanyyaak sekali sepatu, model kayak manapun. Yaaaa.... andai itu punya kami semua. :D :D

Thank you for reading... :p 

Signature Chocolate by CALAIS: Perfect Evening


Mengawali Liburan Panjang Akhir Bulan, Bersama CALAIS.

Sabtu kemarin, lagi pengen nyobain pure coklat-nya CALAIS, tempet nongkrong yang berlogo kumis ini, kalau di jogya, tepatnya di daerah kotabaru. Emang di tempet ini lebih banyak pilihan beverages-nya, makanan lebih ke snack and kudapan aja sih. Cuma, sama kayak pas di tempet-tempet nongkrong sejenis CALAIS ini, aku nggak pernah ganti menu: Signature Chocolate. Chocolate – Chocolate – Chocolate.

Sore, ditemeni gerimis yang akhirnya berkembang jadi ujan deres, aku ke CALAIS and sekitar jam 3 an sore, mas Bayu, mantan HRD aku jaman kantor kapan taun, udah di lokasi. Ceritanya ni hari sekalian mau tanya-tanya soal bakat aku jadi wiraswasta. Waktu awal ngobrol pun si doi langsung nyangkut, 
“jangan-jangan karena abis training how to be outstanding sales, makanya kamu pengen wiraswasta?”. 
Ahhhhhhh..... enggaklah... (jawab aku dalam hati...dan mulut.) 

Oke, tapi aku nggak bakalan ngomongin apa tema wiraswasta atau yang laennya di sini,  aku lebih ngomongin tentang CALAIS.

Bicara soal CALAIS, konsep tempet ini santai, di reka kayak garden/outdoor di pinggiran France, soalnya kita bisa liat wallpaper menara Eifel plus replika Eifel nya di dalem cafe. Kenapa aku bilang konsepnya kayak garden? Karena selain kursi-kursi yang dipilih cuma similiar kayak kursi taman, atau kursi cafe perancis yang dari kayu gitu, ada di beberapa sisinya pohon-pohon (palsu sih bukan tanaman hidup beneran) yang nambah kesan bahwa itu di luar ruangan.


Sembari tengok  ke luar jendela liatin ujan yang makin malu-malu, aku masih seru cerita, maklum kalau udah ketemu kawan, sudah kayak dari A-Z yang bisa jadi bahan pembicaraan. Termasuk dikit-dikit, sok berimajinasi “Waaaahhhhhh..... di sini anginnya kenceng ya...”  *ngerasa di Eifel beneran. Nggak yakin juga angin di Eifel beneran sekenceng apa. :D



Sore jadi makin perfect, waktu pesenan kami sudah dateng, nggak beda : Signature Chocolate. Ini pure chocolate banget, rasanya lekat gitu, meski nggak se-pekat dark choco-nya sih. But, its like heaven. Enak – Enak – Enak. *Kayak orang udik kami sesaat. Kalau kalian pengen nyoba juga menu minuman ini, dengan rasa yang begitu lezatos sih, 25 ribu per cup nya tetep kerasa worth it. Sembari nunggu JPBB alias – Jam – Pas – Buat – Balik, ngemil aja juga lah.
yang dipoto malah yang udah abis :p
Dan tetep terima kasih mas Bayu atas foto saya yang nampak gorgeous ini: :D *sumringah


Fine, awal weekend aku diawali dengan CALAIS, masih menunggu apa yang akan aku lakukan Minggu – dan Senin (karena Senin juga masih hari libur). Yayyyyy............

March 1, 2014

Special Fried Rice: If My Mom Makes This Every Morning.






Nasi Goreng Itu Not Only for Breakfast but, Everytime! If You Want it.

Honestly, nasi goreng itu bukan jadi salah satu dari 10 daftar makanan yang aku pilih pas lagi di tempet makan, kecuali lagi bingung banget mau makan apa. Makanya Selvi, temen kantor aku, pernah ngomel waktu kita lagi makan siang bareng di luar, saking ngga tau mau makan apa, nasi goreng lah akhirnya aku pesen. Dia bilang, nasi goreng itu "menu bingung" - Menu makan yang dipilih karena enggak tau lagi mau makan apa. 

Kalau ayahku bilang, "makan kok cuma nasi dikecapin". Radak banyak orang di sekitarku yang under estimate sama nasi goreng, tapi okelah, hari itu, aku nemu nasi goreng yang charging isi perut aku banget. Lauknya mantep, plating-nya juga (kalo plating sih benernya nggak ngaruh di perut bakal kenyang engga yak). 

Let's check wujudnya Special Fried rice yang aku maksud!



Sekarang bicara konten nasi gorengnya. Physically, saat kita makan di tempat yang emang radak bagus, baik tempat, harga, dan maybe chef yang masak itu bukan sembarang orang, hasilnya makanan yang di tampilin dan rasa yang ada juga nggak bisa dibandingin sama harga yang harus kita bayar. 

Aku, Ratri dan pak Bambang sore itu kelaperan dan  akhirnya milih makan nasi goreng di jam nanggung, sekitar jam 14.40 WIB. Jam 3 sore belum genep lah ya. Nasi goreng yang kita makan, plating-nya bagus, dan di dalemnya of course, kita nemu satu porsi nasi goreng yang dibalut sama telur dadar, di atas nasinya itu sendiri ada telur mata sapi yang attract my attention sungguh, lauk lainnya ada abon ayam, udang, ayam goreng, kerupuk, itu inti di dalem satu porsi nasi goreng itu.



Jadi nasi goreng itu,(selama pengolahan dan penyajiannya oke) bukan sekedar "nasi yang dikecapin", kok. Sekarang malah udah banyak kali, olahan nasi goreng, misal nasi goreng ayam, kambing, sapi, bakso, nasi goreng mercon (nasi goreng pedes yang tingkat kepedasannya ada levelnya sendiri) dan banyak bahan yang digunakan sebagai pelengkapnya. 






Engga pake under estimate lagi sama nasi goreng, tapi langsung deh besok-besok kalau cari nasi goreng yang jelas worth it, ngenyangin, dan rasa juga harus oke. Ga masalah juga kayaknya, mahalan dikit, tapi kalau buat makanan yang jelas enaknya. Ya ga?

 



 
 

February 26, 2014

SURLIE: Surely What You Like





After Cafe & Resto, and now BAKEHOUSE.


Yogyakarta kita kenal sebagai kota pelajar. Buat kebanyakan orang mungkin maksudnya, kota Yogya adalah kota yang banyak sekolahnya (dari berbagai tingkat pendidikan), dengan atmosphere kota pendidikan, tapi mungkin bagi pelaku usaha tertentu, kota Yogya sebagai kota pelajar adalah kota yang "banyak pelajar-nya". Yap, paling nggak, pelajar ataupun mahasiswa adalah sasaran market paling pas khususnya untuk usaha food and beverages. Makanya, dari beberapa tahun terakhir adanya tempat tongkrongan, kayak misal tempet ngopi, tempet makan, dan semua lokasi cozy yang menawarkan menu-menu nikmat mulai dari harga murah atau yang radak mahalan pun makin menjamur di Yogyakarta. 

Satu lagi yang mungkin tadinya, agak jarang ditemuin, "BAKEHOUSE". Kita tengok lima tahun ke belakang, kalaupun ada, toko roti atau bakehouse, khususnya yang open kitchen, belum banyak di Yogya, bahkan bisa dikata jarang. But now, jangan tanya, sudah tidak bisa terhitung dengan sepuluh jari, mulai dari yang sudah ternama ataupun yang belum.

Okey then, Ayu mau bicara salah satu bakehouse yang juga belum  lama buka di Yogyakarta. SURLIE. Cafe resto ini, ada di Ruko Raflesia Babarsari 2 AB Depok Yogyakarta. Tadinya, Ayu pikir sih isinya melulu roti, tapi untuk cafe di lantai dua, SURLIE banyak sekali pilihan menu breakfast atau main course yang terjangkau dan enak pastinya. 

Tak terpaut lama dari akhirnya dibukalah SURLIE di sekitar Babarsari, si penasaran ini mampir. Pas itu, ada beberapa menu yang dipesan, Calamary, dan seafood Udon untuk main course nya, terus milih Chocolate layer cake buat dessert nya. Untuk beverages, di sini, expresso-nya jadi rekomendasi, tapi kebetulan waktu itu coba menu lainnya, cappucino, untuk pecinta caffein kayaknya boleh coba loh. Orange juice juga masuk ke daftar pesanan, termasuk air mineral dingin (ceritanya sih buat pencuci mulut dari dessert yang manis itu.)

Orange juice SURLIE dipatok dengan harga Rp. 10.000 terus cappucino nya ada di harga Rp. 12.500;

Dan inilah mereka: 



Orange Juice SURLIE


Cappucino SURLIE



Seafood Udon


Berhubung Ayu suka asin, jadi foto itu diambil justru pas setelah dikecapin, jadi rada gelap warnanya. :p Untuk calamary di SURLIE,renyah deh, sausnya juga oke, cuma kalau kamu lebih suka cocolin calamary sama saus sambel atau tomat, kamu bisa request sama waiter yang bertugas. Untuk harga Calamary nya sendiri cuma Rp. 9.000; murah kan?

Calamary SURLIE


Calamary SURLIE

Kalau bicara soal udon kuah ini, mie yang dipake juga gede-gede, buka mie mie sembarang mie, yang maybe kita biasa beli di warung udon pinggiran. Ada pilihan fried udon-nya juga buat yang nggak suka berkuah. Kalau kamu suka udang dan seafood, menu ini bisa jadi pilihan, harganya juga terjangkau Rp. 21.000;. Ada juga main course lainnya, kayak nasi goreng gitu juga ada kok. Spagheti, dan italian food lainnya juga ada, termasuk soup
 
Seafood Udon SURLIE

Oh ya, menu American breakfast atau yang suka croissant, tersedia tapi hanya dilayani sampai jam 10 pagi. Bicara soal harga, dari breakfast - main course - snack or dessert di SURLIE juga terjangkau. Ya, okelah kalau dibanding sama rasa yang kita dapetin. Untuk minuman, banyak sekali pilihan, umum seperti di cafe resto lainnya, dari juice, olahan kopi, atau cokelat, dan banyak lagi deh yang bisa kamu cobain di SURLIE.

Oke, sekarang saatnya dessert. Milih cake cokelat itu antara salah ama bener. Soalnya, sepotong kue aja udah bikin kenyangnya banget, plus manis, plus itu rasa coklat. 

Chocolate layer Cake SURLIE

Untuk layer cake banyak pilihan rasanya, chocolate, strawberry, dan banyak lagi. Harga per slice untuk chocolate layer cake adalah Rp. 13.700. Boleh juga misal pengen tau rekomendasi kue yang oke dan paling laris disana. Jangan sungkan tanya sama waitres yang bertugas ya, biar kamu juga bisa milih mana makanan yang sesuai sama yang kamu suka, biar nggak salah pilih menu, hanya karena nggak kebayang dari nama menu yang unik, padahal kamu nggak tau itu olahan dari bahan apa (siapa tau kamu ada alergi sama bahan tertentu itu, cuma untuk antisipasi aja).

List Menu SURLIE


List Menu SURLIE

That's a little part about SURLIE. 
Nah yang pengen take away kue nya, juga tersedia ya, di lantai 1, kamu bisa milih kue siap saji yang udah di pack, dengan pilihan rasa yang macem-macem banget. Kayaknya SURLIE ini sih perhatian bener sama kualitas dan rasa produk yang nantinya bakal dinikmati sama costumer-nya, sesuai jargonnya: 
SURLIE : Surely What You like.


SURLIE BAKEHOUSE Cafe &Resto
Ruko Raflesia Babarsari 2 AB Depok 
Yogyakarta. 
Telp (0274) 4932070
Follow them via twitter, click here:  SURLIE

February 25, 2014

Do You Have a Wish? Prove it. Don't Make it "Just" Wish




Table Manner Bersama Teman-Teman dari SMAN 10 Yogyakarta

Hari Minggu 23, Februari 2014 kemarin, jadi special karena musti in charge hotel, dengan kata lain, tidak libur meski itu di satu-satunya hari libur saya. Special yang lainnya, in charge hari itu, karena ada event table manner anak-anak SMA 10 Yogyakarta. Kebetulan yang ikut table manner session itu adalah anak kelas satu-nya, jadi masih banyak wajah-wajah baru, wajah penuh semangat, atau wajah yang udah keliatan dikit bandel-nya. :)

Jam 8.30 pagi di hotel sudah rame banget anak-anak berseragam sekolah. Oke deh, si kakak satu ini langsung jadi seksi sibuk sana-sini, tapi tetep nggak bisa ngalahin sibuknya Ratri, executive sales aku yang kebetulan lagi pegang event ini. Jam 10 pagi fix kegiatan di mulai. Akhirnya jadi kelihatan semua nih muka-muka semangat anak-anak SMAN 10, yang jumlahnya 33 orang, totalnya sih 38 orang cuma, 5 orangnya itu guru sama orang tua wali murid. 

Dan seperti saat kerja di kantor-kantor aku sebelumnya, kalo pas ada event langsung bisa nambah job desk aku: MC-ing.



Kegiatan dimulai dengan hotel tour, dan making bed, kelompok di bagi menjadi dua, satu kelompok ikut Ratri, satu kelompok lagi ikut sama Ayu. Dan yaaah.. maybe kebetulan ato apa Ayu dipilih sama kelompok anak-anak yang ya rada-rada badung dan aktif. But badung-nya jangan kebayang yang kayak gimana, justru mereka-meraka ini unik, menyenangkan, ceria, dan apa-apa bisa jadi bahan candaan.

Di sambung kegiatan cooking class bareng chef executive, Chef Antonius, dan teman-teman dari SMA 10 kelihatan semangat sekali pas sesi ini. Diajarin masak, masak steak pula. Gimana perut nggak keroncongan pas sembarian masak bareng chef yang pembawaannya juga ceria. Then langsung disambung dengan pengetahuan table manner sama FBM hotel Pak Bambang.

Dan beginilah gaya mereka- khususnya yang cowok-cowok, ngeluh nih karena baru ngeh namanya table manner itu ribet banget.  



 

Ada satu siswa yang menarik perhatian, namanya Argya. Bukan karena dia ganteng atau terlalu aktif bicara, justru karena dia diam, dan terbatas saat ingin melakukan kegiatan. Dia pernah jatuh di sekolah, sejak kejadian itu ada tanda kelumpuhan, dan penglihatannya pun berkurang. Saat datang di cara hari itu, dia juga dibantu teman-temannya karena dia pakai kursi roda.

Nilai plusnya, Argya tetap ikutan acara Table Manner dan semua rangkaian kegiatan, mulai dari hotel tour dan making bed, cooking class, meski keterbatasan membuatnya tidak leluasa seperti teman-temannya yang lain. Ini kutipan speech dia pas acara udah mau kelar:

"....Meski saya tidak bisa melihat, tapi saya bisa mendengar dengan jelas tawa teman-teman saya, suara orang-orang di sekitar saya, dan ini membuat saya bersemangat...."
Acara selesai sekitar jam 3 sore, dan syukurlah semua berjalan dengan lancar. Menjadi sebuah pelajaran untuk semua orang, dalam hal apapun, keterbatasan, atau merasa kerdil karena kekurangan diri, karena harusnya itu bisa menjadi pendorong dan semangat untuk terus kuat. 

Hal itu juga yang keliatan saat teman-teman Argya, punya jadwal piket namanya unik deh: "Piket Argya". Kata bu Widya, wali kelas meraka, siapapun yang mendapat jadwal piket Argya, bertugas membantu Argya kalau menemukan kerepotan di sekolah, khususnya saat harus mengikuti kegiatan yang agak susah atau telalu menyita tenaga, contohnya waktu itu kami ada sesi photo yang diambil di sekitar gazebo, mau tidak mau harus menuruni sekitar 4 anak tangga taman, tapi tanpa disuruh teman-teman yang bertugas, membantu mengangkat kursi roda Argya pelan menuruni tangga taman. 


Unik ya... tapi... yeach.. inilah yang aku dapat hari Minggu kemarin. Capek sih, tapi worth it untuk pelajaran di baliknya. 

Kita tak mungkin hidup sendiri-sendiri bukan?



January 29, 2014

Birthday, Cocktail, Engaged, Wedding, Berbeque Party?! HERE!!



Garden & Gazebo, Puri Artha Hotel: Enjoy Your Special Momment here!


Kalau bicara soal hari spesial, banyak sih ya, mungkin hari jadian sama pacar, sebulanan atau setahunan sama pacar, bisa juga perayaan jadian, sama gebetan yang udah bertahun-tahun dikejar-kejar (dan akhirnya luluh juga meski ya... hehehhe....) 

Nah, event yang rada formal lainnya, bisa kalau kamu ulang tahun, undang temen-temen the best, sembari bakar-bakar atau barbeque di ruang terbuka, ada satu tempet recommended sekali: GARDEN & GAZEBO PURI ARTHA HOTEL. 





Ini bukan karena mau promosi sih, cuman ini tempet emang seger di mata, taman hijau dengan bunga-bunga plus tatanan taman yang apik ditambah ada dua gazebo di blok taman ini. Gazebo utama, bisa jadi panggung acara atau misalnya dipakai naruh-naruh makanan, hadiah, atau kelengkapan pesta kamu.

Nah Gazebo yang satu lagi, menghadap gazebo utama, bisa dipakai untuk majang yang punya gawe, kalau itu emang birthday party, engaged party atau semacamnya. 






Untuk wilayah outdoor garden ini, nyaman diisi 50 orang, meski bisa spare tempat sampai 60 an orang, tapi emang konsep taman Gazebo ini bukan untuk pesta besar, yang besar banget. 

Soal fasilitasnya, ada kursi di gazebo, kursi kayu yang etnik gitu lah pokoknya, dan di gazebo kedua, di kelilingi kolam ikan yang lengkap sama ikan-nya. :) wkwkkwkwkkwkw







So, then....
Gimana?? Ada kepikiran sudah bikin momment istimewamu makin istimewa. Selama musim cerah sih its okey, konsep pesta outdoor, tapi masukan sih, untuk January - february ini, Yogyakarta masih Hujan terus-terusan, bulan baik event kamu, mungkin bisa di pertengahan tahun, sembari menunggu cerahnya Matahari tak malu-malu lagi bersinar. 


WARMEST GREETING FROM PURI ARTHA HOTEL....







January 26, 2014

Bogor - West Java: This is what Attract My Attention







This things: you can find here, Puncak - Bogor - West Java.
Oktober 2013.



Merencanakan perjalanan mungkin perlu dilakukan setiap orang - pekerja - karyawan yah sederhananya mahasiswa, atau siapapun yang membutuhkan suasana baru di sekitarnya. Anggaplah itu seperti tombol F5 di keyboard komputer yang mewakili refresh kondisi, atau bisa menu reload di halaman browser, yah meski reload itu tak sepenuhnya bermakna seperti F5 tapi lebih mendinglah dari pada system not responding. :)

Banyak hal yang bisa ditemukan, dilakukan, dilalui, dilihat dan dirasakan saat kita ada di tempat baru. Yap, begitupun Ayu. Selama beberapa hari, memutuskan untuk berlibur (pause mode on - from: everythings stuck). pilah - pilah lokasi, waktu, dan akhirnya, lima hari: Jakarta - Bogor -  Cianjur - Puncak -  Back to Jakarta. 

So, what I've found there?

banyak pemandangan yang mengunci penglihatan, memaksaku untuk tak berhenti berteriak di dalam hati, terkesan, dan menikmati angin tanpa bicara sepatah katapun. (sok pujangga ya choosing words nya-)

HIJAU!


















The PEOPLES!






The FOODS!













Jadi pada dasarnya, apapun tempatnya, dengan siapapun perginya, itu tergantung gimana kamu bisa menikmati liburanmu. Make it happen, not only expect but realize!

Selanjutnya, bakal jadi perjalanan seperti apa lagi ya? :)











Copyright © 2014 FILOSOFAST

Distributed By Blogger Templates | Designed By Darmowe dodatki na blogi