Showing posts with label better. Show all posts
Showing posts with label better. Show all posts

October 9, 2014

Be Pretty.... Be Educated.... Face the World....



MAHAL Itu Bukan Tentang Harga, Itu Tentang SELERA 

Source: Cultnoise

Dalam waktu dua minggu terakhir, ada empat orang yang bertanya padaku tentang bagaimana cara make up yang natural dan tetap cantik, sama gimana caranya nemuin identitas berbusana. Setalah ditelaah lebih lanjut, ada beberapa hal (dari keempat teman saya) yang menjadi masalah umum mereka belum menemukan gaya yang tepat, belum berani mengaplikasikan make up dengan tepat, yakni:

1.    Merasa kurang secara bentuk wajah.
Ada perasaan bahwa bentuk anggota wajah yang kurang mendukung, contoh: pipinya tembem,  dagu kecil, dagu yang agak lebar dan nampak tidak punya leher (mohon diimajinasikan masing-masing ya),  kelopak mata yang kecil dan susah mengaplikasikan eyeliner ataupun mascara, karena suka belepotan. 

2.    Merasa sulit mengaplikasikan make up dengan baik.
Tidak banyak yang tahu, make up seperti apa yang tepat untuk acara sperti apa. Haruskah setiap hari menggunakan make up lengkap, dan apa fungsinya make up, “Toh gini aja juga udah cantik!” (Nah yang model gini termasuk kalimat pembelaan diri, padahal di hati pasti ada juga pengen tampil beda pada hari tertentu atau dipuji cantik oleh orang-orang sekitar). 


 3.    Soal pakaian. Ada yang berpikir: “Aku nggak suka ribet! Gini aja apa adanya,”
 
Silahkan, maka don’t expect more from “GINI AJA:” Style. Sering kita expect too much tapi tidak merefleksikan pada kita sendiri. Minta temen-temen banyak, tapi dia nggak mempedulikan “grooming” dirinya sendiri, pengen dikagumi dan punya relasi positif, tapi dilihat aja sudah bikin orang nggak nyaman, atau mengeluh karena kenapa aku nggak punya pacar, atau kenapa pacarku muka dan penampiannya gini-gini aja, ya maka: “Just take your mirror now!”

By: Alexandra Dal

4.    Masih berpikir. Cantik itu mahal.
Ada yang berpikir cantik itu mahal.  Padahal, ini bukan tentang “cantik”, atau tentang “mahal”.  Saya lebih prefer menyebutnya: “Bukan MAHAL yang membuat kamu cantik, tapi SELERA kamu.”  Kita bisa beli kemeja atau blouse sederhana, dengan harga terjangkau, but classy. Kamu bisa mix and match barang lawas kamu (yang tentunya masih cocok dan bersih dipakai), dan membuatnya tepat guna di badan kamu. Banyak sekali kemungkinan yang bisa dilakukan, KALAU MAU.

See? Lantas apa masalahmu?
Termasuk dari empat hal di atas, atau punya alasan lainnya? Yes, just you know the answer, right?

 
Mari kita membahasnya satu per satu.

1.    Merasa kurang secara bentuk wajah.
Saya sih masih percaya: “Semua wanita itu cantik”. Ada yang tidak perlu dipolespun udah enak dipandang, ada yang cantiknya harus dipoles dulu, ya itu kembali lah ke masing-masing orang. Jaman sudah maju bukan? Ada peralatan rias yang bisa “membantu” bukan “mengubah” wajah kamu, bila ada bagian yang kurang pas bentuk atau tampilannya.

Sepertinya kalau masalah make up yang sesuai dengan bentuk wajah, sudah sangat sering dibahas dimedia online. Just search it by good keywords, so whoalla, you will get it. Atau bisa cek ke halaman stylemotivation, lengkap dengan beauty shoot, dan bagaimana cara mengaplikasikan natural make up atau naked basics. 

2.    Point nomor dua, bisa mewakili pada halaman yang juga sudah saya sampaikan di atas. Lihat deh beberapa point of interest saat kamu mengaplikasikan make up:
-    Make up mata
-    Bentukan alis
-    Lipstik yang tepat

Apa yang disebut grooming? Ada yang pernah tau kalau kucing itu di grooming? Buat apa coba fungsinya? Sama lah fungsinya kenapa orang perlu grooming juga. 
Satu, Engga suka kan kalau kita deket orang yang bau matahari, bau mulut, bau ketek, pokoknya semua jenis bau yang berasal dari lawan bicara. Dua, kalau kita ketemu orang, rambutnya berantakan, berminyak, nggak all out, dan semacamnya lah ya, risih sendiri kan? 

Grooming itu masalah kebersihan diri juga secara garis besar, nantinya akan dilengkapi gimana cara kita untuk mampu membuat orang lain nyaman. Nggak bohong loh, kalau first impression itu memang hal paling penting. Di dunia kerja misalnya, interview kerja yang pertama kan dilihat penampilannya, fisik dan wajah, tau orang itu berkualitas atau tidak kan baru setelah sudah bekerja kan? 


3.    Acara keluar itu macem-macem ya, dan akan saya jabarkan yang umum saja: 

Formal        :  Sebagai contoh, ini dateng ngantor. Pilih blouse atau kemeja yang tepat. Inget, NGGAK HARUS MAHAL!. Nggak perlu pake koleksi Mint, Executive, atau minimal, baru bisa dibilang formal berkelas. Pilih aja blouse yang formal, atau kemeja, padukan rapi dengan rok pensil, warna tepat atau celana kerja.  Blouse atau kemeja itu pakaian paling aman untuk busana kerja, selain tambahan blazer, atau pakai terusan formal dan percantik dengan belt kecil. 

Gathering Party    :   Punya dress kan?  Wear it, selama kamu tahu siapa yang akan dateng di gathering itu, kolega kah? Teman-temankah? Atau keluarga besarkah? Black mini dress, atau dress satu wana lainnya itu bisa jadi pilihan. Kalau dress kamu tanpa kerah atau tanpa lengan, lingkarkan pashmina fashion, atau syal kamu. Cukup pakai heels 3-5cm saja, biar membantu jalan kamu tetap anggun. Flats shoes atau flat sandals itu bikin jalan kamu nggak cantik, actually

Casual event    : Ini adalah acara maen banget. Mungkin traveling atau hang out sama temen. Jangan berpikir santai itu adalah: KAOS DAN JEANS. No. Never! Buat cewek,  “Everywhere its like catwalk”
Tidak salah jika: 
  • Traveling pakai dress. Boleh. Pilih dress yang jangan body fit, jangan terlalu pendek, kecuali kamu pakai short pants. Bisa juga pilih dress medium. Padukan dengan running shoes, atau sneakers favorite kamu dan jaket jeans,  varsity jacket, atau pilih jacket lainnya selama warnanya senada dan akan melindungi kulit kamu dari panas dan dingin selama di perjalanan.
  • Ke mall? Oh, thats the legal place to be “someone”, right? Choose your best outfit, mix and match, remember: that’s shopping centre not a prom nite.  
  • Jangan takut pake short pants. Kalau kamu merasa pahanya gede, atau terlalu berisi untuk menggunakan short pants, so why you so doubt! Wear it, and combine with maxi blouse, atau kemeja satu warna dengan bahan chiffon yang jatuh, masukan bagian ujung depan kemeja ke dalam pants kamu, dan biarkan bagian belakang kemeja bebas menjuntai. Pilih sneakers simple seperti produknya All Star, Converse, Airwalk, atau kalau engga, kamu bisa pakai flats selama bahannya nyaman di kaki. 
Source: Nrstyles





Source: Chictopia

4.    Point ini sih sebenarnya tentang konsistensi. Orang berubah itu bukan saat dia hari Senin menjadi seperti apa kemudian Rabu, dan Kamis akan berubah lagi. KONSISTEN! Kalau kamu sudah menemukan gaya yang pas di kamu, aplikasikan saja, atau basic make up seperti apa yang bisa kamu kenakan setiap hari. 

Takut melakukan perubahan karena make up cantik itu harganya mahal, atau jadi modis itu biaya nya besar.  Padahal barang murahpun bisa nampak mahal dan berkelas, jika mampu menggunakannya dengan tepat. Barang mahal atau pakaian bermerek, bisa saja nampak aneh kalau kita nggak percaya diri saat memakainya, atau justru nggak tepat sama badan kita.

Kesimpulannya: "MAHAL itu bukan tentang harga, itu tentang SELERA."

Source: Favim

Tulisan ini mungkin akan menyinggung beberapa pembaca apabila tidak menyikapinya dengan obyektif. Tapi nilai pentingnya adalah setidaknya mereka membaca, dan akan berpikir paling tidak ada secuplik kalimat yang akan mereka anggap benar.

“Setiap wanita itu cantik. Make up itu bukan mengubah, bukan karena tidak mensyukuri pemberian Tuhan, atau tidak beterimakasih. Tuhan selalu ingin manusianya memanfaatkan apa yang Dia berikan secara maksimal bukan? Termasuk otak dan pikiran. Gunakan otak dan pikiranmu, untuk meng-upgrade kualitasmu baik yang nampak, ataupun tidak nampak secara fisik”
"Cantiklah dan bependidikanlah...."




July 11, 2014

My Life Full of Gift

Bersyukur menjadi AKU.

Proses itu ternyata memang panjang, bohong kalau seseorang bisa meraih goals mereka dalam skejab mata atau dengan cara yang gampang. Bisa, tapi kasus khusus, mungkin emang udah keturunan anak orang kaya, mujur, dan banyak kasus khusus lainnya yang kadang menurutku juga belum tentu ada.

Dulu.....
Aku satu di antara siswi cupu lainnya di SMP, aku sungguh tidak banyak keberanian ada di muka banyak orang, bahkan ikut lomba - lomba antar sekolah mana berani aku lakukan. Guru seni ku waktu itu, pak Jarwo namanya, bilang padaku bahwa aku "BISA" menggambar.

"Goresan pensilmu berbeda...." katanya.

Dan masih aku ingat betul. Aku masih bangga dengan surat-surat sahabat pena yang aku ikuti di majalah, bangga dengan apa yang orang lain tidak tau.

Sampai masuk SMA kegemaranku berubah..sedikit berubah. Masih cupu. Dan berkawan dengan teman cupu lainnya. Membaca buku ensiklopedi di perpus sekolah, melihat indahnya negara-negara di luar sana, musim-musim yanf lain, bahkan desa dan rumput pun kelihatan lebih rapi dan hijau. Aku bisa betah sekali, meski tak bisa sesukaku karena batas jam istirahat.

Bagaimana waktu di kampus??

Aku berubah karena seseorang. Dipaksa berubah, katanya aku akan lebih baik, lebih lengkap, lebih banyak teman, dan lebih banyak kesempatan.

Menolak perubahan! Itu yang ada di pikiranku, hingga akhirnya lagi- lagi PROSES bicara.

Aku berubah!

June 18, 2014

Why Peoples Change??


Kenapa Rasa Tidak Nyaman itu Muncul??



Kalau bicara soal siapa yang ada di sekitar saya, banyak sih dari mereka yang ada di posisi berjalan, menemui pilihan – alternatif – dan harus memilih segera. Atau mereka yang mulai jenuh dengan apa yang sehari-hari mereka lakukan, seolah mereka sudah menyiakan waktu mereka untuk apa yang seharusnya lebih besar mereka raih. Tidak sedikit juga yang terperangkap pada rasa tidak nyaman – merasa apa yang diperoleh tidak sepadan – merasa tidak dihargai – merasa sudah melakukan banyak tapi tidak terlihat di depan orang banyak. 

Lantas apa yang salah?

Pada intinya ada hal-hal yang menyentuh kebutuhan vital, kebutuhan vital itu biasanya yang paling utama adalah “urusan perut”.  Tapi dari beberapa cerita, kisah dan pengalaman orang –orang terdekat ternyata enggak cuman “urusan perut” aja yang menyinggung isi hati, dan tingkat kenyamanan seseorang dalam melakukan sesuatu, tapi ada faktor-faktor lain, kayak misalnya:
  •   Idealisme pribadi
  •   Kepentingan personal atau kelompok
  •   Sifat / watak
  Saat kamu mungkin berada pada kebosanan, kejenuhan, rasa tidak nyaman, kekecewaan, mau pergi jauh, mungkin ke luar kota, mau keluar kerja, mau pindah kerjaan, mau pindah temen (eh ... mau jauh jauh dari temen yang biasanya nemeni) atau mungkin sok memendam secara personal dan menunggunya meledak suatu hari nanti. 

  Tunggu dulu!! 
  Tanyakan beberapa hal kepada  dirimu sendiri?
  1.   Hal apa yang kamu tidak dapatkan saat kamu berada di tempat kerja / di lingkungan saat ini?
  2.   Mengapa kamu tidak mendapatkan itu? (apa karena kamu di tempat yang salah, apa karena kebutuhanmu makin banyak, apa karena kamu tidak bisa meminta lebih karena enggak enak hati, atau jangan - jangan karena kamu sendiri belum siap dengan tanggung jawab yang lebih besar untuk mendapatkan perhatian dan pemasukan yang lebih lebih dan lebih??) Coba pikirkan.
  3.   Sejauh mana kamu layak untuk mendapatkan lebih? Pikirkan agi sejauh mana kualitasmu, kemampuanmu, dan tenagamu. 
  4.    Pikir lagi. Buat daftar kekuranganmu. 
  Biasanya saat rasa tidak nyaman muncul, tidak nyaman bekerja, tidak nyaman berda di lingkunganmu, tidak nyaman di area yang hampir setiap hari kamu ada di tempat itu, itu DATANG KARENA SEBUAH ALASAN. Bisa karena bermasalah dengan PERSONAL atau dengan KEUANGAN. Garis besarnya cuman itu sih.
      
     Ada tiga hal yang bisa jadi penolong awal saat kamu udah merasakan ketidaknyaman seperti ini:
 
  •   Bersyukur. Dengan SEMUA yang sudah kamu dapatkan. Jangan berkutat pada apa yang belum kamu peroleh tapi apa yang SUDAH kamu dapatkan berlebih - lebih. 
  •   Cari Positifnya. Kalau hal yang nggak enak - enak aja kita tanggepin juga dengan nggak enak, wah apa jadinya............ Misalnya kita diperlakukan enggak enak dikantor katakanlah, dan kita nanggepin itu juga dengan engga enak, ngeluh, nyesel, berat, dan semuanya, bisa malah semua yang kamu kerjain seharian tanpa hasil. Positifnya: saat kamu mau mikir, apapaun kerjaan kawan yang dilimpahkan ke kamu, adalah bukti secara tidak langsung dari Tuhan kalau kamu itu bisa banget. Mampu banget. Kuat banget. Just pikir, this is the best day of my life!!
  •   Jangan pernah menyalahkan pihak lain. Jauhkan reflek kamu yang kalau salah itu, malah jadi nyari kesalahan orang lain, enggak nyaman karena mereka ini begini, karena mereka itu begitu, dan jenuh karena kurang ini kurang itu. Orang yang lagi bosen, nggak nyaman, jenuh, kepalanya lagi isi sampah banget lah ya pokoknya, akan cenderung mencari kambing hitam, pelampiasan, makin membenci dan makin jenuh. Jangan berpikir tentang, kamu kamu dan kamu!!! Tapi mikir, are u worth it enough???



  

June 2, 2014

Teman Sejati itu Apa?




Cerita tentang: Seberapa Hebat Teman Kamu??


Pernah ditanya sama temen, tentang seberapa banyak temen kamu? temen itu apa? dan lain sebagainya. Balik lagi sama sifat aku yang radak (amat) pemilih, di hati reflek menjawab: "Eh sapa ya temen baek gw?"

Temen yang bener itu, ada di pas susah ma seneng, gitu sih bahasa mainstream-nya. Tapi disuruh nunjuk sapa orang-orang yang kayak gitu ke gw, ya radak nggg........nggg...........nggggg... *mikir. 

Tiap karakter orang di sekitaran, punya plus minusnya masing-masing. Yang pasti:

"Temen itu jangan kamu pake buat depend on."

Mereka akan datang dan pergi. Yang bertahan ya akan bertahan, tapi nggak akan intens nemeni dan ada terus di sekitaran kamu. Sebagian lain, akan ada pas kamu butuh, tapi ada juga kalanya engga. Ada dari mereka yang pengkritik tajam, ada juga yang spesialis IYA IYA IYA, dan pendukung segala persepsi kamu, sampek sampek, orang orang yang seperti itu yang enak diajak curhat, karena nggak mungkin ngritik. Mereka cuma jadi good listener dan tottaly ada di pihak kamu, plus ikutan nyalah2in orang. 

"Temen itu enggak kenal kata JADUL atau LAPUK"

Cuma ada dua nama yang aku bilang masuk kategori ini. Namanya Dwi (laki) sama Elok (Cewek).

Dwi : Dia ini paling nggak akan lupa tanggal ulang tahunku, dari jaman aku "muda". Rumah dia cuman depen rumah gw. Daaaannn.... kadang kalau mama lagi perkumpulan sama mama mama yang laen, suka bilangin, noh daripada anak ceweknya nggak laku-laku, sama mas Dwi aja. Yaeelaaahhhh.... Bisa juga sih, nikahannya cepet, tinggal nyebrang jalan doang. Toh, dah tahu sama tahu kan yak, dari jaman masih suka maenan di kali sama sawah.

Elok : Nah cewek yang satu ini jadi Guru sekarang di Jakarta. Kalau pas aku ke ibukota, maunyaaa maennnnnnnnnnnn mulu. Apalagi kalau dia pulang kesni, ya sama aja, maunya maeeennnnnnnnnnnn mulu. -_________-
Gw ma Elok, satu SD, satu SMP, Satu SMA. Rumahnya juga cuma depen rumah gw agak serong ke timur laut dikit lah ya bahasanya. But, emang mereka berdua ini, enggak kenal namanya lapuk. Dan kasusan yang terakhir, bisa-bisanya kirim soal soal bahasa inggris lewat pic BB and minta bantu ngerjain. Katanya sih soal buat anak-anak les-an dia. Okelah, berhubung gw pinter.. ;p

"Jauh bukan berarti tak tersentuh, lama bukan berarti lupa...."

Akan muncul nama-nama baru nanti dan nanti, cuma itupun tergantung sifat. Berhubung aku sudah jadi manusia pembawa sifat buruk *hehehehhehe bukaan bukaaann buruk yang seperti apa. Lebih tepatnya: Pengkritik pedas - kalau nggak suka ngomong langsung (yang kadang itu menyakitkan) - dan slogan hidup mati "I never believe with every single words came out, coz im not coming here for friend." alias egois taraf dewa. 

Tapi, yang tahan sama sifatku berarti ya yang bener temen. Gitu aja lah. :D


May 28, 2014

Tutorial: How To Apply Make Up Better?





Belajar Make Up bareng Wardah Cosmetic

(Part 2)


Setelah tau apa fungsinya make up, pengen dong pasti barang coba-coba dulu untuk merias wajah. Dari beauty class bareng Wardah Jumat kemarin, dapet beberapa tips make up yang bener. Let's try....

1. Pakai Sun Screen SPF 30 

Nah, kenapa SPF 30? Sun screen itu fungsinya buat nglindungi kulit wajah dari sinar matahari. Kalau yang bakal sering keluar kantor, bisa pake SPF 30 atau di atasnya (hehhehe kalau ada), Kalau SPF 30 nya dari wardah bisa juga dipake daily, atau bisa deh kalau mau direndahin pake SPF 15. It's depend on you aja... 

Oh ya, jangan lupa, selalu bersihkan muka dulu, sebelum pake make up ya.... 



2. Pakai alas bedak

Kalau kata mbak Dwini dari Wardah, buat aplikasi yang bagus, bisa campur alas bedak cair ke alas bedak padat. Jadi kayak di gambar itu, tempet yang ada jadi aku, udah dikasih alas bedak cair dulu, dan sembari di mix sama yang padat. 



Cara pakenya sendiri, diratakan dari atas ke bawah, mengikuti rambut halus. Tiap kulit wajah itu ada rambut halusnya yang pertumbuhannya ngarah ke bawah, jadi, jangan pake alas bedak, ke arah yang berlawanan dari tumbuhnya rambut halus, biar tar waktu mulai berkeringat atau udah siang terik gitu, misal luntur atau kenapa, make up nya masih awet. 


3. Pakai bedak

Pakai bedak yang bener itu, bukan diseret tapi di tepuk dan tekan. Dan perhatikan cara pegang sponge bedaknya tuh, diapit gitu yang bener. ;p



4. Membentuk Alis


Jadi, masing-masing cewek jenis alisnya kan beda ya, ada yang bentuknya udah bagus dari sananya, ada yang tipis gundul, ada yang tebel, dan banyak lah bentuk bentuk yang nggak rapi. Baiknya, alis itu dirapiin, biar tumbuhnya rata, dan waktu mau pake pensil alis engga repot. Kalau engga bisa rapiin alis sendiri, kan ada tuh jasa di salon buat rapiin alis. 

Pensil alis bisa jadi alat bantu buat bikin alis kamu bagus, kalau alternatif laennya, bisa pake eye shadow warna coklat tua, biar sekedar aksen aja. Mulai dari titik terdalam, sapukan rata, (bukan berarti dengan penekanan yang tebal ya), nah semakin ke titik terluar itu, hanya sekali gores aja, jangan diulang-ulang, biar nggak jadi kayak sinchan. 



5. Pakai Eyes Shadow dan Eye Liner

Step ini fungsinya untuk perona mata kamu, dan tentunya lebih seger. Sebenarnya, mata itu adalah titik paling penting ya, karena biasanya orang yang engga makeup, kantong matanya bikin keliahatan nggak semangat, terus ada juga yang mata nya kayak setengah ngantuk, karena jenis kelopak mata yang kecil dan sempit. 








6. Shading

Shading itu fungsinya buat kasih kesan mancung mancung gitu, khususnya buat yang idungnya radak "malu-malu". Pake bedak shading atau bisa pke eyes shadow coklat muda, dan posisikan telunjuk sama jempol kayak di gambar bawah ini. Tarik lurus ke ujung hidung, dan jangan lupa, bagian atas hidung, berikan bedak atau eyeshadow agak terang, untuk nambah kesan mancung. 





7. Pipi merona dengan blush on

Jadi, caranya pake blush on, adalah "SENYUM" dulu. Karena nanti, rahang dan tulang pipi nya jadi kelihatan. Nah, dari dekat telinga, sapukan blush on dari rambut muda dekat telinga, masuk ke arah tulang pipi. Blush on fungsinya biar kamu kelihatan merona, dan engga pucat karena bedak.

Jangan pernah takut terlalu tebal, karena kalau merasa blush on terlalu tebal, tinggal sapukan bedak saja, dan woaalaa.. kembali natural deh pasti. :)





8. Gunakan Lipstick

Pilih lipstick yang tepat buatmu, sesuaikan juga sama acara kamu, misalnya pesta, kerja, atau cuma hang out bareng teman-temen aja. Bentuk dengan kuas lisptick kayak di gambar bawah ini, dan hindari mengatupkan kedua bibir saat lipstik sudah digunakan. Baiknya, memang saat mengaplikasikan lipstik, adalah satu persatu, bukan di lekatkan antara bibir atas dan bawah. 




9. Whoalaa.... Done!

Make over kelar. Dan silahkan bandingkan saat si model (kakakakak) nggak pake make up sama pake make up.  Gimanapun juga, first impression itu penting. Orang kan engga bisa melihat kualitas atau sifat langsung saat ketemu pertama kali, tapi pasti yang dilihat fisik dan penampilan kita dulu. Ya gak sih.....? :)


Jadi, kamu masih milih untuk ogah-ogahan belajar pake make up. kalau ada cewek sampe bilang : "AKU NGGAK BISA DANDAN...." menurutku itu hal paling enggak bener sama sekali. Mereka bukan nggak bisa dandan, tapi menolak untuk BISA dandan. BISA kan karena BIASA. Kalau membiasakan saja tidak mau, gimana mau BISA. 

Over all, thanks a lot buat Wardah Cosmetic yang mengajari kami-kami ini untuk dandan lebih baik lagi. Terima kasih juga gift nya.....










May 13, 2014

Passion itu Anu... Anu itu Kadang Sesuatu yang Belum Pasti



So Then, What's Your Passion?

Radak sempet bingung namanya Passion itu apa. Tadinya sih kepikiran, passion mungkin mirip sama kesukaan, oh mungkin bisa juga dibilang hobby, tapi waktu udah baca sana-sini kayaknya passion itu bukan sekedar itu aja. 

  • Passion adalah sesuatu yang kita ga pernah bosen untuk melakukannya. 
  • Passion adalah dimana kita akan mengorbankan segala hal untuk mencapai itu.
  • Passion adalah sesuatu yg dikerjakan dengan ikhlas, tanpa paksaan dan suatu bentuk panggilan dari alam bawah sadar manusia.
  • Passion adalah dimana kita tidak memikirkan untung dan rugi.
  • Passion adalah ketika kita melakukan hal itu begitu saja dan lupa dengan hal yang lain.
  • Passion adalah sesuatu yang sangat kita sukai, sesuatu yang bisa kita lakukan berjam-jam tanpa kita merasa capek.

"Passion is the energy that comes from bringing more of YOU into what you do."
But I'm serious, kadang kita pasti ngalami tanya-tanya ke diri sendiri soal passion kita itu benernya apa. Passion itu apakah harus yang bisa menghasilkan uang, nah apa juga passion itu, bisa tetep dipilih saat itu nggak bisa menopang kehidupan finansial kita. 

So, after this questions, kayaknya jadi too much thinking soal passion. Everyone, pasti pernah ngalami, masa dimana mereka ada pada titik "Apakah di sini benar, tempat saya sebenarnya berdiri?"

Bisa saja orang handal dalam banyak hal, banyak bidang, banyak kebisaan, itu sih baik. Tapi sisi buruknya, orang itu akan jadi serakah, akan jadi bingung mana dari setiap "kebisaan" itu yang benar adalah passion dan gairah "ikhlas" dia. 

Waktu baca dari blognya dungdung, disitu ditulis: 

"Passion adalah kombinasi pleasure, meaning and emotion"


"Banyak dari kita salah kaprah mengartikan passion hanya berupa kenikmatan saja. Tapi melupakan sisi makna dan emotion. Padahal sesuatu yang kita lakukan itu tidak ada artinya apabila tidak bermakna dan tidak ada perasaan dalam melakukannya. Pleasure dalam hal ini adalah kenikmatan bagi panca indera, seperti mata, lidah dan lainnya. Meaning berhubungan dengan kepercayaan atau believe seseorang, yang jika dikaji lebih dalam lagi adalah kepercayaan terhadap Tuhan. Emotion dalam hal ini adalah perasaaan kita dalam menjalaninya."

Aku kemudian menonton koleksi foto saya, membandingkannya, membandingkan senyum dan cara saya tertawa, saat ada di satu tempat dan tempat lain, atau saat saya melakukan satu dan hal lainnya. 

Masih samar sebenarnya.... 

Cuma, kalau sudah "terlanjur basah" jatuh ke sebuah bidang, hampir sama ceritanya sama kayak kamu nikah sama orang yang hanya kamu kenal luarnya saja. Menikahinya, dan kemudian belajar untuk mencintainya. Melalui hari - hari bersamanya, dan menerima resiko apapun yang menyenangkan tidak menyenangkan. 

Bosan?? Ada pasti. Tapi bukan berarti saat kamu bosan melakukan pekerjaan yang kamu jalani sekarang, terus itu bukan passion kamu atau kamu lagi salah langkah or pilihan. 

Cukup tau. 

Menonton koleksi foto, membandingkan cara aku tersenyum - atau tertawa. Itupun kalau ada. :)

March 19, 2014

Waiting for Something... Pray for Better Thing....


What Happened Between February and March, has Changed My Days.

Februari sampai Maret itu, jadi sedikit bersejarah. Kenapa? 

Bulan February, aku udah berjalan beberapa lama engga siaran lagi, di radio keren dan orangnya asik-asik itu (star jogja 101.3 fm). Then, banyak dikasih cobaan, soalnya lagi mau banyak dikasih hadiah nih sama Tuhan. Semacam agak nyombong, tapi emang jarang-jarang dikasih sakit, soalnya kali emang udah sugesti "jangan sampe sakit, kalo lo sakit, hari lo kerjaan lo semua pasti berantakan!!"

Sekarang sudah 19 hari lepas dai bulan Februari. Maret. Juga dikasih sakit lagi. -___________-
Bersyukur saja. Karena saat kamu sakit, kamu bakal ingat bagaimana nikmatnya sehat. 

And now, masih detik-detik nungguin kedatangan Dr. Bowo Widiasmoko - si doi ini spesialis dalem-dalem (alias penyakit dalem) :D

Why this all, has changed my days?
  • Tubuh itu pada intinya punya titik "cukup". Dia butuh tidur cukup, makan cukup, tepat waktu, olahraga, berkegiatan seperlunya, dan semua yang serba teratur dan "cukup" itu tadi. Dan aku mulai melakukannya sekarang. Masih kecuali olahraga teratur itu sih. 
  • Menjadi pemilih. Dulu sih makan apa aja bisa, minum apa aja bisa, ngehirup bau apa aja bisa (maksudnya polusi, asep, dll) tapi sekarang, makan mulai di jaga, sayuran-buah-lauk juga bener (no goreng-goreng, no bakar-bakar, no aneh-aneh). Minuman apalagi, ga mimik dingin, engga minum es sembarangan atau es-es warung pinggiran yang we don't know how the quality of the ice cube and water. 
  • Perbaikan time management. Dulu, time management-ku parah. Working - almost all day long. Pagi sore kerja, pulang kerja, masih kerja yang laen, pulang kerjaan yang laen, kalau ada acara ngumpul ma temen, pasti aja masih di luar jam 11 an. Di rumah, tidur langsung? NO. paling masih utik utik apa dulu, finally, baru jam 1-2an lah tepar. Gitu aja siklusnya. Tapi sekarang, kerja, (pulang atau ngumpul - itupun sudah jarang ngumpul, karena mau tidak mau aku sudah tidak ngopi lagi.)
  • Be better, for better life!
Now 4.42 pm. Total in range 2 months, udah 5 times "sowan" ke rumah sakit peninggalan Belanda ini. Agenda hari ini adalah, hasil tes radiologi paru-paru. Tentunya sama ketemu si doi read: Dr. Bowo. (Dia ini keturunan chinesse, yah lumayan okelah, bersih dan ya gitu deh. Tapi inget, dia sudah tidak muda lagi). Hehhehehe.....


- Thank you for reading -



Copyright © 2014 FILOSOFAST

Distributed By Blogger Templates | Designed By Darmowe dodatki na blogi